Bawaslu Sijunjung Ikuti Ngabuburit Pengawasan, Soroti Kaderisasi SDM Ad Hoc Bawaslu
|
Sijunjung - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sijunjung mengikuti kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang menghadirkan Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota bersama Bawaslu Kabupaten Solok Selatan bertajuk “Kaderisasi SDM Ad Hoc yang Kompeten untuk Keberlanjutan Demokrasi”, secara virtual, Kamis (5/3).
Kegiatan yang terbuka untuk umum ini menjadi ruang diskusi yang membahas pentingnya penguatan sumber daya manusia pengawas pemilu, khususnya jajaran pengawas ad hoc yang memiliki peran strategis dalam pelaksanaan pengawasan di lapangan.
Sebagai lembaga yang bersifat hierarkis, Bawaslu melaksanakan tugas pengawasan pemilu secara berjenjang mulai dari tingkat pusat hingga tingkat pengawas tempat pemungutan suara (PTPS).
Lebih lanjut, pengawas ad hoc merupakan ujung tombak pengawasan pemilu karena berhadapan langsung dengan dinamika pelaksanaan tahapan pemilu di lapangan.
Oleh karena itu, keberadaan sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, serta memahami tugas dan kewenangannya menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pengawasan pemilu.
Selain itu, kaderisasi pengawas pemilu ad hoc dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan keberlanjutan kualitas pengawasan pemilu.
Proses kaderisasi tidak hanya dilakukan pada saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga perlu diperkuat pada masa non-tahapan melalui berbagai kegiatan peningkatan kapasitas dan penguatan pemahaman kepemiluan.
Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Hubungan Masyarakat, dan Partisipasi Masyarakat (P2H) Bawaslu Sumatera Barat, Muhammad Khadafi, menyampaikan bahwa kaderisasi merupakan bagian penting dalam membangun keberlanjutan kelembagaan Bawaslu.
Menurutnya, keberhasilan pengawasan pemilu tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh lembaga pengawas pemilu, termasuk jajaran pengawas ad hoc.
HUMAS BAWASLU KABUPATEN SIJUNJUNG