Dorong Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Sijunjung Hadirkan Pojok Pengawasan di Perpustakaan Daerah
|
Sijunjung - Bawaslu Kabupaten Sijunjung terus mendorong penguatan pengawasan partisipatif melalui perluasan ruang edukasi dan literasi kepemiluan bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menghadirkan Pojok Pengawasan di Perpustakaan Daerah Kabupaten Sijunjung sebagai ruang untuk memperluas akses informasi serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai demokrasi, kepemiluan, dan pengawasan Pemilu dan Pemilihan. Pojok Pengawasan tersebut secara simbolis ditandai dengan penyerahan X-Banner Pojok Pengawasan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sijunjung pada Senin (2/11/2026).
Penyerahan X-Banner Pojok Pengawasan dilakukan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sijunjung, Gusni Fajri, S.E., kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sijunjung, Dr. Edwin Suprayogi, M.Kes. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sijunjung, Dewi Lusianita, S.E., M.M., beserta jajaran staf.
Kehadiran Pojok Pengawasan di Perpustakaan Daerah menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Sijunjung untuk mendekatkan informasi kepemiluan kepada masyarakat. Perpustakaan sebagai ruang publik dan pusat pembelajaran diharapkan dapat menjadi tempat yang strategis bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, menambah wawasan, serta membangun kesadaran mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi.
Melalui Pojok Pengawasan, masyarakat diharapkan memiliki ruang yang lebih terbuka untuk mengenal tugas dan fungsi Bawaslu serta memahami berbagai isu terkait Pemilu dan Pemilihan. Tidak hanya sebagai sarana penyebarluasan informasi, keberadaan Pojok Pengawasan juga diharapkan dapat menjadi ruang belajar dan konsultasi kepemiluan yang mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sijunjung, Gusni Fajri, S.E., menyampaikan bahwa pengawasan Pemilu dan Pemilihan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, Bawaslu terus berupaya menghadirkan berbagai ruang yang dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan edukasi kepemiluan.
“Pojok Pengawasan ini diharapkan menjadi salah satu ruang yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk belajar dan memahami pentingnya pengawasan partisipatif. Semakin baik pemahaman masyarakat terhadap proses demokrasi, maka semakin kuat pula peran masyarakat dalam ikut mengawal Pemilu dan Pemilihan,” ujarnya.
Bawaslu Kabupaten Sijunjung berharap kehadiran Pojok Pengawasan di Perpustakaan Daerah dapat menjadi awal dari penguatan kolaborasi dalam membangun budaya literasi kepemiluan di Kabupaten Sijunjung. Dengan semakin luasnya ruang edukasi yang dapat diakses masyarakat, pengawasan partisipatif diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan yang demokratis, berintegritas, dan berkualitas.
HUMAS BAWASLU KABUPATEN SIJUNJUNG